Yuk, Kenali Penyebab Alergi Kulit pada Anak dan Cara Mencegahnya

Dibanding orang dewasa, kulit bayi umumnya lebih sensitif. Oleh sebab itu tak heran jika mereka lebih rentan mengalami masalah kulit, entah itu berupa kulit kering dan gatal-gatal maupun kemerahan. Bayi yang mengalami alergi pasti lebih rewel karena ia tidak bisa merasa nyaman seperti biasanya. Untuk mencegah hal ini terjadi, kenali penyebab alergi kulit pada anak.

Berikut beberapa penyebab umum alergi pada kulit anak.

Tidak Cocok Sabun Mandi

Beberapa sabun ada yang mengandung pewangi sintetis. Zat kimia ini bisa menyebabkan reaksi pada kulit bayi yang sensitif berupa gatal-gatal ataupun kemerahan. Langkah untuk mencegahnya adalah dengan memilih sabun yang tidak mengandung pewangi. Aroma sabun yang terlalu tajam juga tidak baik untuk kulitnya. Kamu bisa mencoba QP Baby Soap. Sabun ini cocok untuk kulit bayi sensitif dan juga mengandung pelembap.

Tidak Cocok Sampo

Mungkin kamu melihat si kecil sering menggaruk kulit kepalanya setelah mandi. Bisa jadi kamu menggunakan sampo yang salah untuknya. QP Baby Series tak hanya terdiri dari sabun, tapi juga sampo. QB Baby Foaming Body Soap misalnya, yang bisa kamu gunakan pada rambut bayi. Sampo ini tidak mengandung pewangi dan pewarna sehingga aman untuk kulit bayi.

Makanan

Menginjak usia tertentu ketika kamu mulai mengenalkan makanan baru pada si kecil, alergi kulit pada anak lebih rentan muncul. Susu dan kacang serta ikan laut adalah bahan makanan yang pada umumnya mudah menyebabkan alergi. Oleh sebab itu, ketahui kapan alergi muncul, coba ingat-ingat makanan terakhir apa yang kamu berikan pada anak dan sebaiknya menghindari makanan tersebut untuk sementara waktu.

Digigit Serangga

Alergi juga bisa disebabkan karena gigitan serangga, misalnya semut atau nyamuk. Bayi akan menggaruk-garuk kulitnya yang benjol bekas digigit serangga. Untuk menghindari hal ini sebaiknya kamu menjaga agar ruangan bayi cukup bersih sehingga tidak ada nyamuk di siang hari, dan juga membereskan sisa makanan yang bercecer agar tidak mengundang semut.

Eksim

Eksim merupakan kondisi kulit anak yang meradang akibat bakteri yang berkembang biak. Gejalanya berupa adanya benjolan merah kecil pada permukaan kulit yang berisi cairan. Jika cairan ini pecah maka akan menimbulkan rasa gatal. Untuk itu, kamu harus menjaga kulitnya agar tetap bersih.

Jamur

Selain bakteri, jamur juga bisa memicu rasa gatal. Jamur berkembang di tempat yang lembap seperti area pantat yang kurang mendapat udara segar. Setelah mengganti popok, sebaiknya jangan langsung ditutup tapi angin-anginkan terlebih dahulu baru ditutup. Gatal-gatal akibat jamur pada kulit bayi jika dibiarkan bisa menjadi ruam popok.

Perawatan kulit bayi tentu tidak sama dengan orang dewasa. Salah sedikit saja bisa menyebabkan alergi. Oleh sebab itu, pastikan kamu memakai produk yang aman untuk kulitnya dan menjaga kebersihan di sekitar ruangannya. QP Baby Series adalah serangkaian produk bayi yang bisa kamu andalkan untuk perawatan kulit Si Kecil.